• Tanggal Sekarang

  • Web Stats

    • 44,009 Pengunjung
  • Alamat Redaksi

    Jl. K.H. Wahid Hasyim No.06 Gresik Jawa Timur
    Tlp. 031-71221272

    e-mail :
    pecinta_kyai_dachlansalim@
    yahoo.com

  • Pengunjung

    free counters Mulai 29 Sept 2010
  • Tamu Ikhbar Qiraati

    free counters

    Sejak Kamis, 30 Sept. 2010

Usia TK Sudah Khatam Al-Qur’an


Wahyu pertama yang diturunkan Allah SWT pada Nabi SAW, surat Al-Alaq 1-5, mengajarkan pada semua pribadi muslim untuk senantiasa membaca ayat ayat Allah SWT, baik ayat yang tersurat (Al-Quran) maupun ayat yang tersirat (kejadian alam semesta beserta isinya), karena hakekatnya manusia adalah makhluk paedagogik, artinya makhluk Allah SWT yang dilahirkan membawa potensi dapat dididik dan dapat mendidik, sehingga mampu menjadi kholifah di muka bumi. Ia dilengkapi berbagai kecakapan dan keterampilan yang dapat berkembang sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk mulia.

Khatam Al-Qur’an artinya membaca kitab Al-Qur’an dari surat Al-Fatihah sampai An-Nas baik secara langsung maupun bertahap. Khatam Al-Qur’an merupakan sebuah momen penting bagi setiap muslim yang dianjurkan untuk lebih khidmat berdo’a kepada Allah SWT, karena pada saat-saat itulah para malaikat memohonkan ampun pada Allah SWT bagi orang-orang yang mengkhatamkan Al-Qur’an. Mengingat besarnya makna momen tersebut, Nabi SAW bersabda:

ان لصاحب القران عند كل ختمه دعوة مستجابة ( رواه الخطيب عن انس) م

Sesungguhnya orang orang yang baca Al-Quran, baginya doa yang terkabul di setiap khatamnya. (HR Imam Khotib dari Anas r.a)

Jauh sebelum Tabula Rasa, sebuah teori yang dikemukakan oleh John Locke 1632 – 1704 M Britania, tentang anak usia dini yang digambarkan dengan lembaran kertas putih kosong yang belum terwarnai, artinya bahwa manusia itu pada mulanya kosong dari pengetahuan, lantas pengalamannya mengisi jiwa yang kosong itu, kemudian ia memiliki pengetahuan. Nabi SAW sudah menggambarkannya sejak 571 – 630 M dengan sabda beliau:

كل مولوديولدعلى الفترة حتى يعرب عنه لسانه فابواه يهودانه اوينصرانه اويمجسانه (رواه الاربعة والطبرانى والبيهقى عن الاسود ابن سريع) م

Setiap anak yang dilahirkan dalam keadaan suci hingga lisannya fasih, maka orang tuanyalah menjadikannya yahudi, nashrani atau majusi. (HR Imam Thabrani dan Baihaqi dari Aswad bin Sari`)

Membaca Al-Quran dan mengkhatamkannya secara berkesinambungan dapat menjadi sebuah Life Long Education (pendidikan sepanjang hayat dikandung badan) bagi kehidupannya. Sebab itu sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang tua muslim, sebelum mengenalkan terhadap disiplin ilmu ilmu yang lain, terlebih dahulu mencorat-coretkan warna dari ayat ayat Allah SWT pada lembaran kertas putih kosong anak anaknya. Hal ini ditegaskan Nabi SAW dengan sabda beliau:

ادبوا اولادكم على ثلاث خصال حب نبيكم وحب اهل بيته وقراءة القران (رواه الديلمي عن على) م

Didiklah anak anakmu tiga perkara: cinta nabimu, cinta keluarga nabi, dan membaca Al-Quran. (HR Imam Dailami dari Ali r.a)

Esensi dari hadist diatas salah satunya adalah pendidikan membaca Al-Quran sejak dini. Pembelajaran membaca Al-Quran sejak dini sudah seharusnya dilaksanakan dan diterapkan dengan metode metode yang sistematis, efektif, tuntas, dan dapat ditempuh dalam waktu yang tidak begitu lama, sehingga dalam melaksanakan kewajiban syariat berikutnya dapat terpenuhi secara maksimal. Apa kewajiban berikutnya tersebut? Nabi SAW bersabda:

مروااولادكم بالصلاة وهم ابناء سبع سنين واضربوهم عليها وهم ابناء عشر سنين (رواه احمد وابو داود والحاكم عن ابن عمروا)م

Perintahkanlah anak anakmu untuk melaksanakan sholat pada usia 7 tahun, dan pukullah mereka pada usia 10 tahun. (HR Imam Ahmad, Abu Daud dan Hakim dari Ibnu Amru r.a)

Kewajibut tersebut adalah memerintahkan dan mengajarkan anak untuk melaksanakan sholat pada usia 7 tahun, dan memukul (bukan untuk menyakiti tapi mendidik) mereka bila malas melaksanakannya pada usia 10 tahun. Permasalahannya sekarang, bagaimana bisa mengajarkan sholat pada usia 7 tahun tanpa anak tersebut belum bisa membaca Al-Quran?

Dalam hal ini, Metode Qiraaty tidak hanya sekedar mengajarkan membaca Al-Quran saja, namun lebih jauh mengantarkan santri usia TK dapat membaca Al-Quran dengan tartil sekaligus mengkhatamkannya dan memberikan pendidikan bacaan dan praktek sholat, yang dapat membantu meringankan kewajiban orang tua terhadap anak anaknya.

IMG_1664 tk khatam

Rofeq 6 th Khatam Al-Qur'an

Adalah Rofeq 6th salah satu dari 2041 peserta yang telah dinyatakan lulus pada kegiatan Tashih Akhir Santri (TAS) periode rojab1431 H Cabang Pasuruan tanggal 5 rojab – 13 Syaban 1431 H / 18 juni 25 juli 2010 M. Deg – degan sekaligus senang merupakan pengakuan dan ungkapan perasaan dari peraih santri terbaik 3 kategori taman kanak kanak Al Quran (TKQ) itu setelah keluar dari ruang demi ruang ujian yang berada di Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Roudlotul Jannah Pandaan.

Pemilik nama lengkap Aulia Ainur Rofeq, putra kedua dari pasangan Bp Sholeh dan Ibu lilik  Saidah yang bertempat tinggal di desa Bajangan Gondang Rejo kecamatan Gondang Wetan itu telah menyelesaikan pendidikan membaca Al Qurannya di TPQ An Nur komplek masjid An Nur perum Tembok indah kota Pasuruan sekitar + 3 km sebelah utara rumahnya selama + 2 tahun, yang kemudian ia melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya di Madrasah Miftahul Ulum sekitar rumahnya hingga sekarang.

Ramadhan, Pasuruan

Iklan

5 Tanggapan

  1. semakin banyak anak-anak muslim yang bisa baca Al Qur’an dengan baik maka akan bermunculan generasi Qur’ani yang menerangi bumi nusantara ini, dan akan bermunculan pula para generasi muda penghafal AL QUR’AN, selamat buat QIRAATI

  2. Saluuuut … Semoga semakin banyak saja generasi Qur’ani yang tercetak.

  3. tidak hanya menghapal alquran diharapkan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari

  4. […] Didiklah anak anakmu tiga perkara: cinta nabimu, cinta keluarga nabi, dan membaca Al-Quran. (HR Imam Dailami dari Ali r.a) (sumber) […]

  5. […] Didiklah anak anakmu tiga perkara: cinta nabimu, cinta keluarga nabi, dan membaca Al-Quran. (HR Imam Dailami dari Ali r.a) (sumber) […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: